Ngaku Jago bahasa Inggris? Yakin Paham Aksen Ini?

Bagikan:
Ngaku Jago bahasa Inggris? Yakin Paham Aksen Ini?

Menguasai bahasa Inggris tidak hanya soal grammar dan vocabulary, tapi juga memahami berbagai "sound" khas yang bikin bahasa ini makin berwarna. Khususnya, di wilayah Britania Raya dan Irlandia, aksennya bisa beda drastis hanya dengan jarak beberapa kota!


1. Scouse Accent (Liverpool)
Karakteristik: Bernada tinggi, sengau (nasal), dan terdengar seperti “bernyanyi”.
Vokal Kunci: Bunyi “I” dan “ER” sering diperpanjang (misal bird terdengar seperti beuurd).
contoh pengguna : Paul McCartney & John Lennon (The Beatles), Rebecca Ferguson (Penyanyi/actress)


2. Cockney Accent (London East End)
Karakteristik: H-dropping (hilang bunyi “H”) dan glottal stop (huruf “T” diganti hentian suara).
Vokal Kunci: Kata “I” diucapkan seperti “Oi” (time → toime).
Ciri Tambahan: Sering pakai rhyming slang (contoh: stairs → apples and pears).
contoh pengguna : Adele (penyanyi), Jason Statham (Fast & Furious)


3. Irish Accent (Irlandia)
Karakteristik: Melodis dan sangat rhotic (huruf “R” diucapkan jelas).
Konsonan Kunci: TH-stopping — “TH” sering jadi “T” atau “D” (three → tree).
Nada Bicara: Naik-turun, bikin terdengar seperti bercerita.
contoh pengguna : Cillian Murphy (Peaky Blinders), Conor McGregor ( atlet UFC)


4. Scottish Accent (Skotlandia)
Karakteristik: Tegas, cepat, dan kuat pada huruf konsonan.
Vokal Kunci: Vokal sering lebih pendek dan bunyi “R” digulung (rolled).
Ciri Tambahan: “U” diucap seperti “oo” (bus → boos).
contoh pengguna : James McAvoy (X-Men), Lewis Capaldi (penyanyi)


5. Geordie Accent (Newcastle)
Karakteristik: Ritme cepat dan memantul (bouncy).
Vokal Kunci: Akhiran “-er” berubah jadi “a” (water → wata).
Kosakata: Punya banyak kata khas lokal kayak aye (yes), canny (bagus).
contoh pengguna : Brian Johnson (vokalis AC/DC),Charlie Hunnam (Sons of Anarchy)


6. Brummie Accent (Birmingham)
Karakteristik: Vokal “I” panjang (mendekati “ee”), nada datar tapi ramah.
Konsonan Kunci: Bunyi “NG” diikuti “G” yang jelas (sing → sing-gah).
Ciri Tambahan: Intonasi terdengar lembut dan bersahabat.
contoh pengguna : Ozzy Osbourne (Black Sabbath), Peaky Blinders (series)


7. Yorkshire Accent (Yorkshire)
Karakteristik: Vokal datar, H-dropping, dan nada datar tapi hangat.
Vokal Kunci: Akhiran “-ee” berubah jadi “eh” (happy → happ-eh).
Ciri Tambahan: Kalimat sering lebih langsung dan to the point.
contoh pengguna : Zayn Malik (musisi), Jodie Whittaker (Doctor Who)


8. Mancunian Accent (Manchester)
Karakteristik: Tajam dan sedikit sengau, dengan intonasi naik di akhir kalimat.
Vokal Kunci: Bunyi “A” terdengar lebih pendek (cat → ket), dan “U” jadi “oo” (cup → coop).
Ciri Tambahan: Ritme cepat dan tegas, khas banget buat penduduk Manchester.
contoh pengguna : Liam & Noel Gallagher (Oasis), Shameless (series).


Setiap aksen punya cerita dan keunikannya sendiri, dari yang terdengar "classy" dan dramatis (seperti Irish) sampai yang super "bouncy" dan kasual (seperti Geordie). Memahami keragaman ini adalah kunci untuk benar-benar menguasai English dan bisa nyambung saat nonton film atau ngobrol dengan native speaker. Nah, biar makin jago paham berbagai gaya ngomong, yuk mulai asah kemampuan English-mu bersama Studev dari sekarang!
Studev siap membimbing perjalanan studi internasional mu, hubungi team kami untuk konsultasi dan dapatkan pilihan program terbaik
CS 1 : https://studev.id/CS_1_STUDEV
CS 3 : https://studev.id/CS_3_STUDEV