Jurusan Sejarah Kuliah Belajar Apa? Ini Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

Bagikan:
Jurusan Sejarah Kuliah Belajar Apa? Ini Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

"Jurusan Sejarah nggak cuma soal hafalan tanggal dan nama tokoh. Kamu akan belajar sejarah Indonesia dan dunia, metode penelitian, analisis sumber, hingga sejarah sosial dan politik. Lulusannya bisa berkarier sebagai peneliti, sejarawan, arsiparis, kurator, penulis, jurnalis, hingga bekerja di bidang pariwisata dan heritage. Kalau tertarik kuliah Sejarah di luar negeri, kamu juga bisa mulai mempersiapkan universitas, beasiswa, dan kemampuan IELTS dari sekarang"

Suka sejarah tapi masih ragu masuk jurusan Sejarah karena takut kuliahnya cuma menghafal tanggal dan nama tokoh? Tenang, kuliah Sejarah ternyata nggak sesederhana itu.

Di jurusan ini, kamu nggak cuma mempelajari apa yang terjadi di masa lalu, tetapi juga belajar kenapa sebuah peristiwa terjadi, bagaimana dampaknya, dan bagaimana membuktikan informasi sejarah melalui berbagai sumber.

Buat kamu yang sedang mempertimbangkan jurusan ini, yuk kenalan lebih dekat dengan apa yang dipelajari dan prospek kerjanya.

Jurusan Sejarah Kuliah Belajar Apa?
Jurusan Sejarah mempelajari berbagai peristiwa masa lalu dan kaitannya dengan kehidupan manusia, masyarakat, politik, ekonomi, dan budaya.

Selama kuliah, kamu bisa mempelajari sejarah Indonesia, sejarah dunia, sejarah sosial, sejarah politik, hingga sejarah kebudayaan. Selain itu, ada juga mata kuliah yang mengajarkan cara melakukan penelitian dan menganalisis sumber sejarah.

Beberapa contoh mata kuliah yang mungkin kamu temui antara lain:

- Pengantar Ilmu Sejarah
- Sejarah Indonesia
- Sejarah Dunia
- Sejarah Asia atau Eropa
- Sejarah Sosial dan Politik
- Metode Sejarah
- Historiografi
- Filsafat Sejarah
- Sejarah Kontemporer

Perlu diingat, mata kuliah bisa berbeda di setiap universitas. Karena itu, cek kurikulum kampus yang kamu incar sebelum menentukan pilihan.

Baca juga:  Universitas Terbaik untuk Jurusan Sejarah di Dunia dan Indonesia

Apakah Jurusan Sejarah Banyak Hafalan?

Ada materi yang perlu diingat, tapi kuliah Sejarah bukan sekadar hafalan. Kamu akan lebih banyak dilatih untuk membaca sumber, melakukan riset, membandingkan informasi, berpikir kritis, dan memahami hubungan antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Misalnya, bukan cuma mengingat kapan sebuah perang terjadi, kamu juga akan diajak memahami apa penyebabnya, siapa yang terlibat, dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat.

Karena itu, kemampuan membaca, menulis, riset, dan berpikir analitis cukup penting kalau kamu ingin mengambil jurusan ini.


Jurusan Sejarah Bisa Kerja Jadi Apa?

"Lulus nanti kerja apa?" Ini mungkin jadi pertanyaan yang paling sering muncul ketika membahas jurusan Sejarah. Padahal, pilihan kariernya cukup beragam. Lulusan Sejarah bisa berkarier sebagai:


Sejarawan atau peneliti
Melakukan penelitian dan kajian mengenai berbagai peristiwa sejarah.

Arsiparis
Mengelola, mendokumentasikan, dan menjaga berbagai arsip.

Kurator atau pekerja museum
Bekerja dengan koleksi dan berbagai materi sejarah maupun budaya.

Penulis atau jurnalis
Kemampuan riset dan menulis bisa menjadi bekal untuk masuk ke industri media dan publishing.

Bidang pariwisata dan heritage
Pengetahuan sejarah dapat dimanfaatkan dalam pengembangan wisata sejarah dan budaya.

Selain itu, lulusan Sejarah juga bisa bekerja di pemerintahan, lembaga budaya, pendidikan, maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Apa Bedanya Ilmu Sejarah dan Pendidikan Sejarah?

Ini juga penting buat kamu yang sedang memilih jurusan. Ilmu Sejarah lebih fokus pada penelitian, kajian, dan analisis sejarah.

Sementara Pendidikan Sejarah menggabungkan ilmu sejarah dengan ilmu pendidikan. Jadi, kamu juga akan mempelajari bagaimana sejarah diajarkan kepada peserta didik.

Kalau kamu punya target menjadi guru Sejarah, Pendidikan Sejarah bisa menjadi pilihan yang lebih relevan.


Apakah Bisa Kuliah Sejarah di Luar Negeri?


Bisa banget. Sejumlah universitas luar negeri menawarkan program yang berkaitan dengan sejarah, mulai dari Global History, Cultural History, Political History, hingga Public History.


Kalau kamu tertarik kuliah Sejarah di luar negeri, mulai persiapkan dari sekarang. Selain mencari universitas dan beasiswa, kamu juga perlu memperhatikan persyaratan bahasa Inggris seperti IELTS.

Kamu bisa mulai dengan menentukan bidang sejarah yang paling kamu minati, mencari universitas yang sesuai, lalu mengecek persyaratan masuknya.

Jadi, jurusan Sejarah bukan cuma soal menghafal masa lalu. Kamu juga akan belajar riset, berpikir kritis, menulis, dan memahami bagaimana berbagai peristiwa membentuk dunia saat ini.

Kalau kamu punya passion di bidang sejarah dan tertarik melanjutkan studi ke luar negeri, nggak ada salahnya mulai mempersiapkan diri dari sekarang.