Cari Sesuatu...

IELTS atau TOEFL: Mana yang Lebih Cocok Untukmu?

  • Bagikan artikel ini:

IELTS atau TOEFL: Mana yang Lebih Cocok Untukmu?

Bagi sebagian besar orang muda yang bercita-cita untuk melanjutkan studi atau berkarir di luar negeri, salah satu langkah awal yang harus diambil adalah menguasai bahasa Inggris. Dua ujian standar yang paling umum digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang adalah IELTS (International English Language Testing System) dan TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Kedua tes ini memiliki tujuan yang sama, yaitu mengukur kemampuan bahasa Inggris, tetapi ada perbedaan signifikan dalam format dan pendekatannya. Artikel ini akan membahas perbedaan antara IELTS dan TOEFL serta membantu kamu menentukan ujian mana yang lebih cocok untukmu.


Apa itu IELTS?


IELTS adalah singkatan dari International English Language Testing System. Ujian ini dikembangkan oleh tiga lembaga ternama: British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. IELTS memiliki dua jenis ujian utama: 


1. IELTS Academic: Jenis ini cocok untuk kamu yang berencana untuk melanjutkan studi di universitas luar negeri atau ingin mengikuti program S2 maupun S3 di luar negeri. 


2. IELTS General Training: Jenis ini lebih cocok untuk kamu yang ingin bekerja atau berimigrasi ke negara berbahasa Inggris atau untuk keperluan sekolah dan pelatihan non-akademis.


IELTS mengukur kemampuan dalam empat keterampilan utama: mendengarkan (Listening), membaca (Reading), menulis (Writing), dan berbicara (Speaking). Setiap keterampilan dinilai dalam rentang skor 0-9, dan nilai rata-rata diberikan sebagai hasil akhir.


Apa itu TOEFL?


TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, adalah ujian yang dikembangkan oleh Educational Testing Service (ETS). TOEFL juga memiliki dua jenis ujian utama:


1. TOEFL iBT (Internet-based Test): Ini adalah TOEFL yang paling umum digunakan. Ujian ini mengukur keterampilan dalam mendengarkan (listening), membaca (reading), menulis (writing), dan berbicara (speaking) melalui komputer.


2. TOEFL PBT (Paper-based Test): Jenis ujian ini semakin jarang digunakan dan masih tersedia di beberapa lokasi yang terbatas.


TOEFL mengukur kemampuan bahasa Inggris dengan memberikan skor dalam rentang 0-120, dengan setiap keterampilan dinilai dalam rentang 0-30.


Perbedaan Utama Antara IELTS dan TOEFL


1. Format Ujian: Salah satu perbedaan utama antara IELTS dan TOEFL adalah formatnya. IELTS mengujikan berbicara dengan seorang penguji secara langsung, sementara TOEFL iBT mengujikan berbicara melalui komputer dengan rekaman suara. Jadi, jika kamu lebih nyaman berbicara dengan seseorang secara langsung, mungkin IELTS adalah pilihan yang lebih cocok.


2. Akademik vs. Umum: IELTS memiliki dua jenis ujian yang memungkinkanmu untuk memilih sesuai dengan tujuanmu, baik itu studi akademik atau keperluan umum. TOEFL cenderung lebih fokus pada aspek akademik bahasa Inggris.


3. Skor Maksimum: TOEFL memberikan skor maksimum 120, sedangkan IELTS memberikan skor maksimum 9. Ini membuat TOEFL mungkin lebih cocok untuk mereka yang ingin mengejar skor tinggi.


Memilih Antara IELTS dan TOEFL


Pemilihan antara IELTS dan TOEFL sebagian besar tergantung pada tujuan pribadi dan preferensi individu. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa membantumu memilih:


1. Apa tujuanmu? Jika kamu ingin melanjutkan studi, pertimbangkan jenis ujian yang sesuai dengan persyaratan universitas yang kamu tuju.


2. Apa kenyamananmu dalam berbicara dengan penguji? Jika kamu lebih nyaman berbicara dengan seseorang secara langsung, IELTS mungkin lebih cocok.


3. Apakah kamu ingin mengejar skor tinggi? Jika kamu memiliki target skor tinggi, TOEFL mungkin lebih sesuai.


4. Di mana kamu berencana mengambil ujian? Pastikan ujian yang kamu pilih tersedia di lokasi dan waktu yang sesuai.


Kesimpulannya, baik IELTS maupun TOEFL adalah ujian yang diakui secara internasional dan dapat membantumu mencapai tujuan berbahasa Inggrismu. Pilih ujian yang paling sesuai dengan tujuan dan preferensimu, dan pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik melalui kursus persiapan atau praktek mandiri. Sukses dalam ujian ini akan membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah di luar negeri. Semangat belajar!