Terdapat beberapa mitos umum terkait dengan tes IELTS dan pembelajaran bahasa Inggris.
Berikut adalah beberapa contohnya:
1. IELTS Hanya untuk Imigrasi Inggris
Salah satu mitos yang banyak beredar adalah bahwa IELTS hanya digunakan untuk keperluan imigrasi ke Inggris (UK). Namun, ini tidak benar. IELTS sangat dihormati dan diakui secara luas sebagai salah satu tes kemahiran bahasa Inggris terpopuler di dunia, dengan banyak aplikasi. IELTS membuka akses ke berbagai peluang pendidikan dan karier, melampaui asal-usulnya sebagai tes yang awalnya digunakan untuk imigrasi ke Inggris, hingga menjadi tes yang dikenal luas secara global.
2. IELTS Lebih Sulit daripada TOEFL
Baik tes TOEFL maupun IELTS sama-sama mengukur kemampuan berbahasa Inggris. Tingkat kesulitan lebih bergantung pada kemampuan dan preferensi individu, bukan karena satu tes lebih sulit daripada yang lain.
3. IELTS Mudah di Negara Tertentu
Ada anggapan bahwa IELTS bisa lebih mudah di pusat tes atau negara tertentu. Namun, IELTS dirancang untuk menjaga standar konsisten di seluruh dunia. Standar penilaiannya tetap sama, terlepas dari di mana atau di negara mana tes dilakukan.
4. Butuh Aksen British atau American untuk Tes Speaking
Mitos ini tidak benar. IELTS tidak mengharuskan peserta menggunakan aksen British atau American dalam tes speaking. Yang penting adalah kemampuan berbahasa Inggris sesuai dengan standar tes.
5. Ide atau Argumen Harus Menarik untuk Mendapatkan Skor Tinggi
Mitos ini salah. Skor IELTS tidak ditentukan oleh seberapa menarik ide atau argumenmu, melainkan oleh kemampuan berbahasa Inggris yang sesuai dengan standar tes.
6. Hanya Perlu Mempelajari IELTS Saja untuk Mendapatkan Skor Tinggi
Mitos ini tidak benar. Untuk mendapatkan skor tinggi, diperlukan latihan yang konsisten dan pemahaman mendalam tentang standar tes serta keterampilan berbahasa Inggris yang memadai.
7. Terlalu Banyak Kata Penghubung Transisi Akan Membingungkan Penguji
Mitos ini tidak benar. Penggunaan terlalu banyak kata penghubung transisi dapat mengalihkan perhatian penguji dan membuat tulisan terdengar aneh, tetapi tidak secara langsung mempengaruhi skor. Yang penting adalah menggunakan kata penghubung secara tepat untuk menghubungkan ide-ide, bukan sebagai cara untuk mendapatkan skor lebih tinggi.
Dengan memahami dan menghilangkan mitos-mitos ini, kamu dapat lebih efektif dalam mempersiapkan diri untuk tes IELTS dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrismu.
Sekian, semoga membantu!